Meski belum disampaikan secara resmi, babak 8 Besar Divisi Utama yang rencananya dimulai tanggal 28 april 2010, akhirnya kembali diundur. Ini adalah (sekali lagi) buah dari inkonsistensi PSSI sebagai induk sepakbola nasional, dalam menerapkan peraturan. CEO PT Liga Indonesia, Joko Driyono, kamis (22/4) mengatakan, dengan berbagai argumen, rencana menuntaskan polemik tim Persikabo ataupun PSMP, belum bisa diputuskan dalam waktu dekat. “Tetapi saya berjanji paling lambat bulan ini (April) akan diselesaikan. Babak 8 besar harus selesai paling lambat 29 mei 2010, ” tambahnya.
Kasus ini berawal dari hukuman FIFA kepada Persikabo yang dikenakan denda Rp.407 juta plus pengurangan 3 poin. Namun tim Laskar Pajajaran meradang, karena telah membayar denda tersebut ke FIFA. sedangakan pengurangan poinnya tidak pernah diberitahukan oleh PSSI. Sementara PSMP Mojokerto Putra memakai celah ini guna tampil di babak 8 Besar. Sanksi dari FIFA sendiri cukup berat. Bila PSSI tidak mengurangi poin Persikabo, maka segala bentuk aktivitas Timnas Indonesia akan dibekukan dalam even internasional.
Kasus ini berawal dari hukuman FIFA kepada Persikabo yang dikenakan denda Rp.407 juta plus pengurangan 3 poin. Namun tim Laskar Pajajaran meradang, karena telah membayar denda tersebut ke FIFA. sedangakan pengurangan poinnya tidak pernah diberitahukan oleh PSSI. Sementara PSMP Mojokerto Putra memakai celah ini guna tampil di babak 8 Besar. Sanksi dari FIFA sendiri cukup berat. Bila PSSI tidak mengurangi poin Persikabo, maka segala bentuk aktivitas Timnas Indonesia akan dibekukan dalam even internasional.
Mundurnya pelaksanaan babak 8 Besar, membuat tim Persiba Bantul meliburkan kegiatan latihan hingga senin (26/4) mendatang. Menurut sekretaris tim Persiba, Wikan Wirdo kisworo, mundurnya babak 8 Besar justru ada untungnya. “Kita bersyukur karena kondisi Ezze bisa kembali fit dan persiapan tim bisa lebih matang lagi,” ujarnya saat ditemui di Mess Persiba. Soal jeda waktu hampir 20 hari lebih, akan diselingi dengan 2 kali ujicoba. Salah satunya akan diupayakan melawan Persijap Jepara. Sebetulnya, bila babak 8 Besar tersebut tidak mundur, Persiba Bantul di pertandingan pertama akan melawan PSMP (persikabo) kemudian menghadapi Semen Padang dan terakhir bertemu Persiram Raja Ampat. Namun sekali lagi, kita kembali harus menunggu keputusan PT Liga Indonesia dengan PSSI. (www.paserbumi.com)

0 komentar:
Posting Komentar